Rest Area Bekas Pabrik Gula Di Km Berapa?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa? Anda pasti pernah mendengar pertanyaan ini, terutama jika Anda sering melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil. Rest area bekas pabrik gula ini merupakan salah satu tempat istirahat yang cukup populer di Indonesia. Namun, apa sebenarnya rest area bekas pabrik gula di KM berapa itu?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa sebenarnya merupakan rest area yang terletak di jalur tol Jakarta-Cikampek. Rest area ini terletak di KM 19 arah Jakarta dan KM 20 arah Cikampek. Dulunya, tempat ini merupakan pabrik gula yang kemudian diubah menjadi rest area oleh pihak Jasa Marga. Rest area bekas pabrik gula ini memiliki fasilitas yang lengkap, seperti toilet, musholla, tempat makan, minimarket, dan area parkir. Selain itu, rest area ini juga memiliki keunikan tersendiri karena dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang.

Table of Contents

Sejarah Pabrik Gula di Rest Area Bekas Pabrik Gula di KM Berapa

Pabrik gula di rest area bekas pabrik gula di KM berapa sebenarnya merupakan salah satu pabrik gula tertua di Indonesia. Pabrik ini didirikan pada tahun 1936 oleh perusahaan Belanda bernama NV Maatschappij tot Exploitatie der Suikerfabriek Pandji. Pabrik ini kemudian diambil alih oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1957 dan diubah menjadi Pabrik Gula Cikampek. Pabrik ini berhenti beroperasi pada tahun 2004 dan kemudian diambil alih oleh Jasa Marga untuk dijadikan rest area.

Fasilitas di Rest Area Bekas Pabrik Gula di KM Berapa

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki berbagai fasilitas yang memadai untuk para pengunjung yang ingin beristirahat. Fasilitas yang tersedia di rest area ini antara lain:

  • Toilet
  • Musholla
  • Area parkir
  • Tempat makan
  • Minimarket

Cara Menuju Rest Area Bekas Pabrik Gula di KM Berapa

Untuk menuju rest area bekas pabrik gula di KM berapa, Anda bisa menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek. Rest area ini terletak di KM 19 arah Jakarta dan KM 20 arah Cikampek. Jika Anda dari arah Jakarta, rest area bekas pabrik gula ini terletak sebelum pintu tol Cikarang Barat. Sedangkan jika Anda dari arah Cikampek, rest area ini terletak setelah pintu tol Cibatu.

Keunikan Rest Area Bekas Pabrik Gula di KM Berapa

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki keunikan tersendiri karena dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang. Pengunjung bisa melihat reruntuhan bangunan pabrik gula yang masih tersisa di sekitar rest area. Selain itu, rest area ini juga memiliki taman yang indah yang cocok untuk bersantai dan berfoto.

Baca Juga :   Berapa Biaya Imb Per Meter?

Jam Operasional Rest Area Bekas Pabrik Gula di KM Berapa

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa buka 24 jam setiap harinya. Namun, untuk toko dan tempat makan, biasanya buka dari pukul 07.00 hingga 21.00.

Yang sering ditanyakan

1. Apa saja fasilitas yang tersedia di rest area bekas pabrik gula di KM berapa?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa dilengkapi dengan toilet, musholla, area parkir, tempat makan, dan minimarket.

2. Bagaimana cara menuju rest area bekas pabrik gula di KM berapa?

Untuk menuju rest area bekas pabrik gula di KM berapa, Anda bisa menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek. Rest area ini terletak di KM 19 arah Jakarta dan KM 20 arah Cikampek.

3. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa buka 24 jam?

Ya, rest area bekas pabrik gula di KM berapa buka 24 jam setiap harinya.

4. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki sejarah yang panjang?

Ya, rest area bekas pabrik gula di KM berapa dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang. Pabrik ini didirikan pada tahun 1936 oleh perusahaan Belanda bernama NV Maatschappij tot Exploitatie der Suikerfabriek Pandji.

5. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki keunikan tersendiri?

Ya, rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki keunikan tersendiri karena dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang. Pengunjung bisa melihat reruntuhan bangunan pabrik gula yang masih tersisa di sekitar rest area.

6. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki taman?

Ya, rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki taman yang indah yang cocok untuk bersantai dan berfoto.

Baca Juga :   Pemetaan Pelabuhan Dengan Drone

7. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki area parkir yang luas?

Ya, rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki area parkir yang luas dan bisa menampung banyak kendaraan.

8. Apakah rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki tempat makan yang enak?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa memiliki beberapa tempat makan yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman. Namun, kualitas dan cita rasa makanan tergantung dari selera masing-masing pengunjung.

Pros

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa merupakan tempat yang cocok untuk beristirahat dan bersantai saat melakukan perjalanan jauh. Rest area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, seperti toilet, musholla, area parkir, tempat makan, dan minimarket. Selain itu, rest area ini juga memiliki keunikan tersendiri karena dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang.

Tips

Jika Anda sedang melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil, pastikan untuk beristirahat di rest area bekas pabrik gula di KM berapa. Rest area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai dan bisa menjadi tempat yang cocok untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Kesimpulan dari Rest area bekas pabrik gula di KM berapa?

Rest area bekas pabrik gula di KM berapa merupakan rest area yang terletak di jalur tol Jakarta-Cikampek. Rest area ini terletak di KM 19 arah Jakarta dan KM 20 arah Cikampek. Dulunya, tempat ini merupakan pabrik gula yang kemudian diubah menjadi rest area oleh pihak Jasa Marga. Rest area bekas pabrik gula ini memiliki fasilitas yang lengkap, seperti toilet, musholla, tempat makan, minimarket, dan area parkir. Selain itu, rest area ini juga memiliki keunikan tersendiri karena dibangun di bekas pabrik gula yang memiliki sejarah panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *